PALU, Rajawalinet.co – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, memberikan arahan politik strategis kepada seluruh kader Partai Demokrat Sulawesi Tengah dalam Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah yang digelar di Grand The Sya Hotel, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Minggu (10/5/2026).
Meski hadir secara virtual, AHY tampil penuh semangat di hadapan ratusan kader Demokrat dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya konsolidasi internal, penguatan organisasi, serta regenerasi kader menuju target kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2029.
Musda V Demokrat Sulteng turut dihadiri jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Jemmy Setiawan, serta Wakil Bendahara DPP Demokrat Felix Susanto.
Mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, dan Rebut Kemenangan,” forum Musda dinilai AHY sebagai momentum penting memperkuat soliditas partai setelah melewati berbagai dinamika politik nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam arahannya, AHY memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tengah yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido. Menurutnya, duet kepemimpinan tersebut berhasil membawa Demokrat menjadi kekuatan politik yang semakin diperhitungkan di Sulawesi Tengah.
“Saya mengikuti perjalanan politik Pak Anwar Hafid. Ada masa ketika rakyat menginginkan beliau maju, tetapi dinamika politik berkata lain. Namun Demokrat tidak pernah menyerah hingga akhirnya mendapatkan momentum terbaik,” ujar AHY.
Ia menilai perjalanan politik yang dilalui Demokrat, termasuk menghadapi isu Kongres Luar Biasa (KLB) dan tekanan politik nasional, justru memperkuat loyalitas kader di seluruh daerah.
“Tekanan yang kita hadapi justru membuat Demokrat semakin kokoh, semakin militan, dan semakin solid,” tegas putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu.
AHY juga menyoroti kemenangan Demokrat di Sulawesi Tengah sebagai momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya partai berlambang mercy itu memiliki gubernur dan wakil gubernur dalam satu paket kepemimpinan daerah.
Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus memperbesar basis dukungan masyarakat terhadap Demokrat.
Selain konsolidasi partai, AHY memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan generasi muda di tubuh Demokrat Sulawesi Tengah. Ia menyebut milenial dan generasi Z sebagai kekuatan utama politik masa depan.
“Mayoritas pemilih pada pemilu mendatang adalah anak muda. Kalau kita bisa memenangkan hati generasi muda, maka kita memenangkan masa depan,” katanya.
Dalam pidatonya, AHY juga menyinggung posisi strategis Sulawesi Tengah sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam penting bagi industri global, terutama dalam era transisi energi dan kendaraan listrik.
Namun, menurutnya, kekayaan daerah harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, AHY menyatakan dukungan terhadap program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah seperti “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat” yang dijalankan pasangan Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido.
“Tanpa pendidikan yang baik dan layanan kesehatan yang merata, pertumbuhan ekonomi tidak akan bermakna bagi masyarakat kecil,” ujarnya.
AHY juga meminta seluruh kader Demokrat di Sulawesi Tengah mendukung program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto hingga ke tingkat desa.
Menutup arahannya, AHY menegaskan tiga langkah utama Demokrat menuju 2029, yakni menjaga kekompakan internal, membangun organisasi modern berbasis data, serta mempercepat kaderisasi partai.
“Jangan sia-siakan momentum emas ini. Tidak setiap generasi Demokrat memiliki gubernur dan wakil gubernur secara bersamaan. Ini kesempatan besar membawa Demokrat semakin kuat dan semakin dicintai rakyat,” tandasnya.
