Indeks

Rektor Untad Imbau Mahasiswa Soal Demo

“Aksi harus damai, tidak merugikan pihak mana pun, baik dari internal kampus maupun masyarakat umum,”

Rektor Untad Imbau Mahasiswa Soal Demo
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar/Sumber: Istimewa

PALU, Rajawalinet.co – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh mahasiswa terkait pelaksanaan aksi demonstrasi. Surat imbauan bernomor 2864/UN28/TU.00.01/2025 itu ditandatangani langsung pada Jumat (29/8/2025) dan ditembuskan ke semua dekan fakultas.

Prof. Amar menekankan, aksi mahasiswa tetap diperbolehkan sepanjang mengikuti aturan. “Aksi harus damai, tidak merugikan pihak mana pun, baik dari internal kampus maupun masyarakat umum,” tulisnya dalam imbauan tersebut.

Dalam surat itu, Rektor Untad menyampaikan lima poin penting. Pertama, mahasiswa wajib menjaga ketertiban dan mematuhi aturan hukum. Kedua, demonstrasi dilarang mengarah pada tindakan anarkis maupun vandalisme.

Poin ketiga, pimpinan organisasi mahasiswa tingkat fakultas yang bergabung dalam aksi diwajibkan menyerahkan surat tanggung jawab secara tertulis kepada dekan.

“Jika terjadi cedera atau ada korban, segala pembiayaan perawatan kesehatan dan pelanggaran hukum akibat aksi menjadi tanggung jawab mahasiswa,” tegas Prof. Amar.

Poin keempat, mahasiswa baru angkatan 2025 tidak boleh dilibatkan dalam aksi demonstrasi. Kampus menilai mereka masih fokus pada tahap awal pengenalan akademik.

Kelima, kegiatan akademik tidak boleh terganggu. “Perkuliahan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya, mahasiswa tidak boleh meninggalkan jadwal kuliah demi mengikuti aksi,” jelasnya.

Surat imbauan itu ditutup dengan ajakan agar mahasiswa tetap kritis namun menjunjung tinggi nilai akademik.

“Demikian imbauan ini disampaikan untuk dapat diindahkan oleh seluruh mahasiswa Universitas Tadulako,” tutup Prof. Amar.

Pihak kampus berharap, mahasiswa tetap menyalurkan aspirasi dengan cara yang bertanggung jawab dan menghormati ruang publik.

error: Content is protected !!
Exit mobile version