Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Wakil Bupati H. Abdul Sahid, Sekretaris Daerah Zulfinasran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Usai mengikuti peringatan HANI, Bupati bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah secara sukarela menjalani pemeriksaan tes urine di ruang kerja Bupati. Pemeriksaan dilakukan di bawah pengawasan tim Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai bagian dari upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.
Kepala BNN Kabupaten Poso, yang juga membawahi wilayah kerja Kabupaten Parigi Moutong, AKBP Praditya Mahyana, memberikan apresiasi atas langkah yang diambil para pimpinan daerah tersebut.
Menurutnya, kesediaan pimpinan menjalani pemeriksaan merupakan bentuk keteladanan yang penting bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN).
“Ini adalah contoh nyata yang patut diteladani. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan kepada bawahan, tetapi juga kepada pimpinan. Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah menjalani tes secara sukarela, dan hasil pemeriksaannya menunjukkan seluruhnya negatif atau bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar AKBP Praditya Mahyana.
Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku dengan pengawasan langsung dari petugas guna menjamin keaslian sampel serta menjaga integritas hasil pemeriksaan.
Selain pelaksanaan tes urine, Pemkab Parigi Moutong juga menjalankan rangkaian kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang sehat dan meningkatkan kesadaran seluruh aparatur pemerintah terhadap bahaya narkotika.
Sebagai tindak lanjut, BNN bersama pemerintah daerah dijadwalkan melaksanakan asesmen lanjutan pada Jumat dengan melibatkan dokter asesor. Langkah ini bertujuan memberikan penanganan profesional apabila dalam pemeriksaan ditemukan individu yang memerlukan pendampingan maupun rehabilitasi.
Melalui keterlibatan langsung pimpinan daerah dalam pemeriksaan tersebut, Pemkab Parigi Moutong berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi yang menjunjung integritas, transparansi, dan kepatuhan terhadap aturan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemerintahan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
