Sigi, Rajawalinet.co – Kafilah Kabupaten Parigi Moutong tampil percaya diri dan menjadi salah satu sorotan pada pawai ta’aruf pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ke-XXXI yang berlangsung di kawasan Taman Likuifaksi, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).
Dipimpin langsung Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid, rombongan hadir dengan balutan batik kuning bermotif Saga yang mencerminkan kekayaan budaya dan nilai kebersamaan masyarakat Parigi Moutong.
Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah se-Sulawesi Tengah, tokoh agama, dan masyarakat dari berbagai daerah.

Penampilan Kafilah Parigi Moutong menarik perhatian karena mengangkat Motif Saga sebagai identitas budaya daerah. Motif yang digagas Ketua Dekranasda Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, tersebut mengandung filosofi Sambulugana yang terdiri atas unsur kapur sirih, pinang, gambir, dan tembakau.
Nilai-nilai yang terkandung dalam motif itu menggambarkan etika, akhlak mulia, persatuan, serta eratnya tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Bupati Erwin Burase mengatakan penggunaan Motif Saga pada ajang MTQ merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal sekaligus pesan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
“Melalui motif ini kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan suku dan budaya di Parigi Moutong menjadi perekat persatuan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, MTQ bukan hanya arena perlombaan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antardaerah dan memperkenalkan potensi budaya yang dimiliki masing-masing kabupaten dan kota.Pada MTQ ke-XXXI, Kabupaten Parigi Moutong mengirimkan 75 orang kafilah yang terdiri dari 54 peserta, 20 official, dan satu pendamping peserta tunanetra. Mereka akan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, mulai dari Tilawah, Tahfidz, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Quran, Syahril Quran, Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an hingga Kaligrafi.
Selain berpartisipasi dalam perlombaan, Parigi Moutong juga memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah melalui stan pameran Dekranasda yang mendapat dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi, semangat para peserta tetap tinggi untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Kafilah Parigi Moutong pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar para peserta mampu tampil maksimal serta mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi tahun ini.
Sumber: Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong











