Peresmian yang dilakukan langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berlangsung semarak dengan kegiatan bertajuk “Berani Makan Durian 1 Ton” yang melibatkan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Ketua DPRD Alfres Masboy Tonggiroh, Kapolres AKBP Dr. Hendrawan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya investasi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran fasilitas pengolahan seperti packing house menjadi langkah strategis untuk membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ia menjelaskan, selama ini petani kerap menghadapi persoalan harga yang fluktuatif akibat penjualan secara mandiri. Dengan adanya fasilitas ini, hasil panen dapat melalui proses sortir dan pengemasan yang terstandar sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi dan akses pasar lebih luas.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti peluang besar ekspor durian, terutama ke China yang permintaannya terus meningkat. Namun, ia mengingatkan bahwa pasar internasional memiliki standar kualitas yang ketat.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak, mulai dari petani hingga pelaku usaha, menjaga kualitas produk sejak tahap awal, mulai dari pemilihan bibit, perawatan, hingga proses panen dan pengemasan.
Di sisi lain, Anwar Hafid juga mengingatkan potensi tantangan yang dihadapi, yakni keterbatasan produksi untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang. Ia mendorong instansi terkait segera melakukan pemetaan produksi dan kebutuhan agar pasokan tetap terjaga.
Menurutnya, keberadaan industri harus diimbangi dengan kesiapan bahan baku agar tidak terjadi ketimpangan antara permintaan dan ketersediaan.
Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ia memastikan pemerintah akan hadir sebagai fasilitator yang membantu menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, bukan menjadi penghambat.
Melalui peresmian ini, diharapkan komoditas durian Sulawesi Tengah semakin berkembang, mampu menembus pasar global, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani, khususnya di Parigi Moutong.
