PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Inpres 3 Tada, yang berada di Desa Tada Utara, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan.

Momentum tersebut dimanfaatkan sekolah untuk menanamkan nilai keteladanan dan pendidikan karakter kepada peserta didik. Kegiatan yang berlangsung Kamis (17/9/2026) itu dipusatkan di ruang kelas SD Inpres 3 Tada dan diikuti seluruh siswa, dewan guru serta orang tua siswa.
Peringatan Maulid Nabi mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Generasi yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Gemar Belajar.” Sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat turut hadir, di antaranya Korwil Pendidikan Kecamatan Tinombo Selatan Ridwan Hunta, S.Pd., Ketua Komite Sekolah, Kepala SD Inpres 3 Tada Idris, S.Pd., M.Pd., serta Imam Masjid Jami Tada Utara Abd. Latif.
Hadir pula sejumlah kepala sekolah, yakni Kepala SD Inpres 1 Siney Zainal, S.Pd., Kepala SD Inpres 5 Tada Najma, S.Pd., Kepala SD Inpres 2 Siney Azhar, S.Pd., dan Kepala SD Inpres 2 Tada Aswad, S.Pd.
Hikmah Maulid disampaikan Ustaz Ahmad Noval. Dalam ceramahnya, ia mengajak keluarga besar SD Inpres 3 Tada menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah, seperti kejujuran, sikap saling menghargai dan akhlak mulia, penting ditanamkan sejak usia sekolah. Nilai tersebut diharapkan dapat membentuk perilaku positif peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala SD Inpres 3 Tada, Idris, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan tahunan tersebut dapat terlaksana sesuai harapan . Ia berharap peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan sekaligus membangun karakter siswa.
“Melalui momentum ini, mari kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan, terutama dengan membiasakan diri saling menghargai dan menjaga akhlak,” ujarnya.
Peringatan berlangsung khidmat dan lancar. Suasana Maulid turut diwarnai tradisi pohon pisang yang dihiasi gantungan telur, sebagai bagian dari tradisi masyarakat dalam perayaan Maulid Nabi.











