Konkerkab PGRI Parigi Moutong Soroti Ancaman Narkoba

“PGRI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai organisasi profesi. Saya berharap PGRI terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan di Kabupaten Parigi Moutong,”

Konkerkab PGRI Parigi Moutong Soroti Ancaman Narkoba
Bupati Erwin Burase saat menyerahkan piagam / Rajawalinet

PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Tantangan dunia pendidikan di Parigi Moutong tidak hanya berkaitan dengan kualitas pembelajaran. Ancaman narkoba yang mulai menyentuh kalangan pelajar turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu disampaikan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase saat membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) PGRI Parigi Moutong Tahun 2026 di Aula Hotel Ludya, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Erwin, forum Konkerkab PGRI tidak semata menjadi agenda organisasi, tetapi momentum untuk mengevaluasi program sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi persoalan pendidikan.

“PGRI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai organisasi profesi. Saya berharap PGRI terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Erwin.

Dalam kesempatan itu, Erwin juga mengajak jajaran PGRI memperkuat peran guru dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

Ia menyebut persoalan narkoba menjadi salah satu tantangan serius di daerah tersebut. Bahkan, menurutnya, terdapat kasus yang melibatkan anak sekolah hingga menjadi kurir narkoba.

“Kita harus merumuskan bersama langkah-langkah konkret untuk menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Keterlibatan guru di sekolah sangat krusial dalam upaya pencegahan ini,” tegasnya.

Erwin juga mengundang Wali Kota Palu selaku Dewan Pembina PGRI Kota Palu untuk berbagi pengalaman mengenai strategi menghadapi tantangan pendidikan, termasuk perkembangan teknologi digital dan pencegahan narkoba.

Ia berharap pengalaman dari Kota Palu dapat menjadi referensi yang kemudian dikembangkan melalui kolaborasi di Parigi Moutong.

Konkerkab PGRI 2026 diharapkan menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap perlindungan pelajar dan peningkatan mutu pendidikan di Parigi Moutong.

error: Content is protected !!