Indeks

Kades dan Babinsa Posona Atas, Klarifikasi Video Viral Pengarakkan Terduga Pencuri Durian, Tegaskan Aparat Hanya Lakukan Pengamanan

Kasus Durian Montong, Viral Aparat Tegaskan Hanya Lakukan Pengamanan.

Kades dan Babinsa Posona Atas, Klarifikasi Video Viral Pengarakkan Terduga Pencuri Durian, Tegaskan Aparat Hanya Lakukan Pengamanan
Foto Pemdes Dan TNI/Polri Beri Klarifikasi Soal Vidio Viral di Medsos/ Syarifuddin,S.Sos

PARIGI MOUTONG Rajawalinet.co – Beredarnya video pengarakkan sejumlah terduga pelaku pencurian durian di Desa Posona Atas, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, memicu beragam tanggapan di media sosial. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Desa Posona Atas memberikan penjelasan terkait kronologi dan peran aparat keamanan dalam peristiwa tersebut.

Kepala Desa Posona Atas, Sriyono, mengatakan kejadian itu berawal dari keresahan masyarakat akibat maraknya kasus pencurian durian montong yang terjadi berulang kali di wilayah desa. Menurutnya, aksi pencurian tersebut telah menimbulkan kerugian bagi para pemilik kebun serta memicu kekecewaan warga.

“Kasus pencurian durian sudah beberapa kali terjadi dan membuat masyarakat resah. Namun kami tetap mengimbau agar masyarakat tidak menilai peristiwa yang beredar di media sosial secara sepihak tanpa mengetahui kronologi yang sebenarnya,” ujar Sriyono.

Ia menjelaskan, saat peristiwa berlangsung, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas berada di lokasi atas permintaan pemerintah desa untuk membantu menjaga keamanan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan anarkis dari warga.

Foto Kades Posona Atas Sriyono /Syarifuddin,D.Sos

Kepala Desa Posona Atas Sriyono .mengatakan bahwa kehadiran aparat bukan untuk melakukan tindakan terhadap para terduga pelaku, melainkan semata-mata menjalankan tugas pengamanan agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Pemerintah Desa Posona Atas juga menegaskan tidak pernah mendukung ataupun membenarkan praktik main hakim sendiri. Setiap persoalan hukum, kata dia, harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar, dan mempercayakan penanganan setiap permasalahan kepada pihak yang berwenang,” katanya.

Sementara itu, Babinsa Posona Atas, Suyono, turut memberikan klarifikasi terkait tudingan yang berkembang di media sosial yang menyebut aparat TNI dan Polri memperlakukan para terduga pelaku secara tidak manusiawi.

Suyono membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas hadir di lokasi atas permintaan pemerintah desa untuk melaksanakan pengamanan.

“Kami hadir untuk menjaga situasi tetap aman. Tugas kami adalah melakukan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tuduhan bahwa aparat melakukan tindakan yang tidak pantas tidak benar,” tegasnya.
Bahkan dituding kalau Babinsa melakukan peloncohan terhadap pelaku dengan menggulung pelaku dibecek pada hal, pihaknya hanya mengawal tindakan yang dilakukan oleh warga, bukan kami yang memberikan sanksi terhadap pelaku, tapi warga selain itu kata Suyono pihak keamanan kini melakukan pengawalan saat warga melakukan arak-arakan sehingga pihak TNI dan Polri mengawal dengan memposisikan diri dibagian depan pelaku dan di bagian belakang juga dikawal oleh pihak kepolisian.

Namun disayangkan info yang beredar di Medsos kalau pihak keamanan yang memberikan sanksi terhadap pelaku, itu tidak benar. Namun terlihat pada vidio yang diungga itu Babinsa berada diposisi depan, bukan tujuan untuk memberikan sanksi tetapi hanya semata mengawal para pelaku saat arakan dilakukan oleh warga. Ujar Suyono

Ia menambahkan, peristiwa tersebut merupakan bagian dari implementasi keputusan yang sebelumnya telah dibahas bersama antara masyarakat, pemerintah desa, BPD, dan unsur adat setempat. Meski demikian, pihaknya tetap mengedepankan pendekatan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah desa berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum serta terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di lingkungan Desa Posona Atas.

error: Content is protected !!
Exit mobile version