PALU, Rajawalinet.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai mematangkan pembangunan infrastruktur penunjang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) 2027 di Kota Palu.
Persiapan tersebut kini memasuki tahap administrasi dan pemilihan penyedia jasa secara elektronik. Pemprov Sulteng telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar dari dana reguler untuk mendukung pembangunan sejumlah fasilitas.
Kepala Bidang Penataan Lingkungan dan Bangunan Gedung Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Sulteng, Ir. Teguh Haryono, ST, MM, mengatakan proses pembangunan fisik belum dimulai.
Hal itu disampaikannya kepada awak media di Kantor Dinas Cikasda Sulteng, Jumat (21/8/2026) sore. Teguh juga bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk persiapan infrastruktur Fornas 2027.
“Untuk saat ini masih dalam tahap persiapan dokumen dan pemilihan penyedia jasa secara elektronik,” ujar Teguh.
Ia menegaskan, hingga kini belum ada pekerjaan fisik bangunan di kawasan Hutan Kota Palu. Infrastruktur yang telah tersedia berupa akses jalan yang dikerjakan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng.
Rencana pembangunan mencakup ampiteater, lapangan mini soccer, jogging track, fasilitas olahraga indoor, bowling, airsoft gun, taman bermain anak, serta sejumlah sarana olahraga terbuka.
Menurut Teguh, pekerjaan fisik ditargetkan dimulai setelah kontrak ditandatangani pada awal September 2026. Pelaksanaan diproyeksikan berlangsung hingga Desember 2026 atau sekitar empat bulan.
“Pengerjaan fisik wajib selesai tepat waktu dan tidak melebihi tahun anggaran,” tegasnya.
Pemprov Sulteng juga membuka kemungkinan penyesuaian anggaran apabila terdapat kebutuhan tambahan. Kebijakan tersebut dapat ditempuh melalui APBD Perubahan atau penganggaran pada tahun berikutnya dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Lebih dari sekadar kebutuhan event, fasilitas tersebut diarahkan menjadi ruang olahraga dan rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat setelah Fornas 2027 berakhir.
