PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Pondok pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga tampil sebagai kekuatan strategis dalam membentuk karakter generasi muda dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong.
Harapan itu disampaikan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Adrudin Nur, pada Pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Parigi Moutong masa bakti 2026–2030 di Pondok Pesantren Lisaanul Arab Parigi, Kamis (6/8/2026).
Bupati menilai pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan lingkungan pesantren. FKPP diharapkan mampu menjadi ruang bersama untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, bertukar pengalaman, serta merumuskan program yang berdampak bagi masyarakat.
“Forum Komunikasi Pondok Pesantren diharapkan menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.
Menurut Erwin, tantangan generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi. Berbagai persoalan sosial menuntut keterlibatan banyak pihak, termasuk pesantren, dalam membangun ketahanan moral dan karakter generasi.
Karena itu, pesantren dinilai memiliki posisi penting dalam menanamkan keimanan, ketakwaan, akhlakul karimah, kedisiplinan, kemandirian, sekaligus wawasan kebangsaan.
Bupati juga mendorong FKPP mengambil peran dalam memperkuat moderasi beragama, menjaga kerukunan antarumat beragama dan menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Parigi Moutong.
Sejalan dengan visi Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan melalui Gerbang Desa, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pondok pesantren.
Kepada pengurus FKPP yang baru dilantik, Erwin berpesan agar program kerja yang disusun realistis, inovatif dan terukur. FKPP juga diharapkan menjadi “rumah besar” seluruh pondok pesantren tanpa membedakan latar belakang maupun afiliasi.
Dengan demikian, FKPP bukan hanya menjadi forum komunikasi antarpesantren, tetapi dapat berkembang menjadi kekuatan kolaboratif dalam memperkuat pendidikan Islam, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan manusia di Parigi Moutong.
