Indeks

Bupati Donggala Soroti Obat Kedaluwarsa, Distribusi Diminta Tepat Waktu

Peningkatan kualitas fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang optimal bagi masyarakat

Bupati Donggala Soroti Obat Kedaluwarsa, Distribusi Diminta Tepat Waktu
Vera Elena Laruni,SE / Foto: Istimewa

DONGGALA, Rajawalinet.co – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menekankan pentingnya distribusi obat dari gudang farmasi milik Dinas Kesehatan agar dilakukan tepat waktu ke seluruh puskesmas. Rabu (1/4/2026)

Ia menyoroti masih ditemukannya obat-obatan yang kedaluwarsa akibat penumpukan di gudang farmasi.

“Setiap tahun persoalan obat kedaluwarsa masih terjadi. Ini harus menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan,” ujar Vera.

Menurutnya, perencanaan kebutuhan obat harus dilakukan secara lebih terukur dengan mengutamakan skala prioritas, sehingga tidak terjadi kelebihan stok yang berujung pemborosan.

Ia juga meminta agar distribusi obat segera dilakukan ke seluruh puskesmas, sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

“Jangan sampai obat menumpuk di gudang. Segera salurkan ke puskesmas agar bisa dimanfaatkan,” tegasnya.

Selain persoalan distribusi obat, Vera turut menyoroti kondisi fasilitas puskesmas di Donggala. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar puskesmas di luar wilayah perkotaan masih membutuhkan perhatian, terutama dari sisi infrastruktur.

“Puskesmas di wilayah kota relatif baik, namun di beberapa daerah masih ditemukan bangunan yang bocor dan kurang layak. Ini akan menjadi prioritas pembenahan ke depan,” jelasnya.

Vera menegaskan, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia mengingatkan Dinas Kesehatan agar memastikan ketersediaan obat tetap terjaga secara berkala. Ia tidak ingin terjadi kekosongan stok yang dapat mengganggu pelayanan di puskesmas.

“Pastikan stok selalu tersedia. Jangan menunggu habis baru dilakukan pemesanan,” katanya.

Diketahui, Kabupaten Donggala memiliki 18 unit puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik dari sisi sarana prasarana maupun manajemen distribusi obat.

error: Content is protected !!
Exit mobile version