Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Aswin Saudo, M.Si., Ketua Panitia sekaligus Fungsional Pengembang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah Lily, jajaran pemerintah daerah, serta puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
Sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong Fit Dewana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mempercayakan Parigi Moutong sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program strategis tersebut.
Menurutnya, Program Berani Harmoni merupakan langkah nyata pemerintah dalam menciptakan generasi wirausaha yang mampu memanfaatkan potensi lokal sekaligus menjawab tantangan pasar yang terus berkembang.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk melahirkan wirausaha baru yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu mengembangkan potensi daerah menjadi peluang usaha yang bernilai,” ujar Fit Dewana membacakan sambutan Bupati.
Ia menjelaskan, program tersebut mendorong masyarakat agar berani keluar dari zona nyaman, membangun usaha secara profesional, serta memanfaatkan berbagai fasilitas yang disiapkan pemerintah, mulai dari pendampingan usaha, pengurusan legalitas, hingga akses pembiayaan.
Sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka merupakan perwakilan dari delapan kecamatan, yakni Parigi, Parigi Tengah, Parigi Selatan, Parigi Barat, Parigi Utara, Ampibabo, Tomini, dan Sidoan.
Fit Dewana berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan memperluas wawasan, membangun jaringan bisnis, serta meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usaha yang berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Panitia Lily menjelaskan bahwa pelatihan bertujuan mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui peningkatan kapasitas calon pelaku usaha baru agar mampu membangun bisnis yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.
Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juli 2026, dengan dua lokasi pelaksanaan, yaitu Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong dan Aula Kantor Bappelitbangda.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pendampingan dari Tenaga Ahli Program WUB, praktisi kewirausahaan, akademisi, serta konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Materi yang diberikan meliputi pembentukan pola pikir wirausaha, inovasi bisnis, riset pasar, pengembangan produk, Business Model Canvas, pemasaran digital, manajemen keuangan, penyusunan rencana bisnis, hingga pemanfaatan aplikasi Berani StarUp sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kewirausahaan di Sulawesi Tengah.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Parigi Moutong maupun Sulawesi Tengah.
