Satgas Madago Raya Gelar Hipnoterapi untuk Pulihkan Trauma 

Sebanyak 221 warga mengikuti terapi ini, terdiri dari 116 warga Desa Masani dan 105 warga Desa Tangkura.

Satgas Madago Raya Gelar Hipnoterapi untuk Pulihkan Trauma 
Satgas Madago Raya berfoto bersama usai hipnoterapi/Sumber: Humas Polda Sulteng

POSO, Rajawalinet.co – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya menggelar hipnoterapi bagi ratusan warga terdampak gempa 5,8 magnitudo di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Masani dan Desa Tangkura, Kamis (28/8/2025), dengan tujuan membantu pemulihan psikologis korban bencana.

Sebanyak 221 warga mengikuti terapi ini, terdiri dari 116 warga Desa Masani dan 105 warga Desa Tangkura. Kegiatan di Desa Masani dipandu Iptu Zulfahdy Nurlubis, sedangkan di Desa Tangkura dipandu Iptu Kusairi. Hadir pula personel Satgas III Preventif bersama Letda Inf Irfan dari Yonif 714/SM, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Masyarakat tampak antusias. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang setelah mengikuti terapi. Usai kegiatan, Satgas Madago Raya juga menyalurkan bantuan sembako bagi para peserta.

Kepala Desa Masani, Jems Krening Garura, menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini.

“Kegiatan ini sungguh luar biasa. Warga yang tadinya merasa sakit dan takut kini mulai pulih kembali. Kami berharap hipnoterapi ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kepala Desa Tangkura, I Made Sumerta. “Terima kasih kami sampaikan kepada Satgas Madago Raya atas kepedulian dan perhatian terhadap warga kami. Semoga kerja sama seperti ini terus terjalin,” katanya.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya sekaligus Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat dalam menjaga keamanan, tapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).

Ia berharap terapi ini bisa membantu warga bangkit dari trauma.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu warga untuk bangkit dari trauma dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan semangat baru,” pungkas Kurniawan.

error: Content is protected !!