MKKS Jadi Ruang Strategis, Kepala Sekolah Satukan Langkah

Kepala SMAN Parimo Kompak, Program Kerja Diselaraskan

MKKS Jadi Ruang Strategis, Kepala Sekolah Satukan Langkah
Foto Bersama Ibu Sarifa Selaku Kacapdis Wilayah II dan Kepala Sekolah se-kabupaten Parigi Moutong./Syarifuddin,S.Sos

PARIGI MOUTONG Rajawalinet.co– Upaya menyelaraskan arah kebijakan dan program pendidikan di tingkat SMA terus diperkuat. Melalui forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), para kepala SMA se-Kabupaten Parigi Moutong berkumpul untuk merumuskan langkah bersama demi peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/04/2026) itu dipusatkan di ruang pertemuan SMAN 1 Tinombo Selatan dan diikuti seluruh kepala sekolah SMA negeri di wilayah Parigi Moutong. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Wilayah II, Sarifa Mogili, didampingi Kasi SMA Hartian, serta Ketua MKKS SMA Parimo, Irjan, bersama jajaran pengurus.

MKKS Jadi Ruang Strategis, Kepala Sekolah Satukan Langkah
Foto Sambutan Kacapdis Wilayah II, Sarifa/ Syarifuddin,S.Sos

Dalam sambutannya, Sarifa Mogili menegaskan pentingnya forum MKKS sebagai ruang strategis untuk menyatukan persepsi antar pimpinan satuan pendidikan. Ia menilai, konsistensi pelaksanaan MKKS setiap bulan menjadi indikator kuat komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan di daerah.

“Forum ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi wadah penting untuk menyamakan visi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan di sekolah,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar para kepala sekolah terlibat langsung dalam setiap pertemuan tanpa diwakilkan, mengingat peran strategis mereka dalam pengambilan keputusan di tingkat satuan pendidikan. Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan program yang dirancang dapat selaras dengan visi dan misi pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Parimo, Irjan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan kali ini difokuskan pada pembahasan dan penyepakatan program kerja yang aplikatif dan dapat diterapkan di masing-masing sekolah.

Menurutnya, hasil musyawarah tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk implementasi nyata di lapangan. Ia juga menilai MKKS telah menjadi forum efektif dalam mencari solusi atas berbagai persoalan internal sekolah.

“Melalui kebersamaan ini, kita bisa saling menguatkan, berbagi pengalaman, serta menemukan jalan keluar atas kendala yang dihadapi di satuan pendidikan,” ungkapnya.

Irjan turut menyampaikan apresiasi kepada Cabang Dinas Pendidikan atas dukungan yang terus diberikan, baik dalam bentuk pembinaan maupun motivasi kepada para kepala sekolah.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan SMA di Parigi Moutong, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

error: Content is protected !!