Indeks

Parigi Moutong Dapat Jatah Terbanyak Kampung Nelayan

“Kami telah berada di Parigi Moutong sejak Juli 2026 untuk mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan. Kami berharap fasilitas ini segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan,”

Parigi Moutong Dapat Jatah Terbanyak Kampung Nelayan
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase saat melakukan peletakan batu pertama / Rajawalinet

PARIGI MOUTONG,Rajawalinet.co – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong pembangunan ekonomi masyarakat pesisir. Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu (26/8/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid. Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi penggerak baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat nelayan.

Bupati H. Erwin Burase mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah awal membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih tertata, produktif, mandiri dan berkelanjutan.

“Pada tahun ini Kabupaten Parigi Moutong mendapat alokasi pembangunan delapan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Ditambah satu kawasan utama di Desa Bolano yang pembangunannya telah dimulai pada akhir tahun 2025, sehingga total terdapat sembilan titik,” ujar Erwin.

Menurutnya, jumlah tersebut menjadikan Parigi Moutong sebagai daerah dengan alokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di Sulawesi Tengah.

Erwin menilai program tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Parigi Moutong yang memiliki garis pantai sepanjang sekitar 510 kilometer serta masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

Selain pembangunan kawasan, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi aktivitas nelayan, termasuk rencana pembangunan pabrik es dan sarana lainnya.

Sementara itu, Wakil PPK Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Wilayah 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Maltonius Tassi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kami telah berada di Parigi Moutong sejak Juli 2026 untuk mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan. Kami berharap fasilitas ini segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan,” katanya.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, I Made Cornelius, menjelaskan bahwa pada 2026 Kementerian Kelautan dan Perikanan mengalokasikan pembangunan delapan kawasan di Desa Boyantongo, Sausu Tambu, Pelawa Baru, Sienjo, Laemanta, Tada, Dusunan dan Malalang.

Program tersebut, kata Made, diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terintegrasi serta berkelanjutan.

Kini, tantangan berikutnya bukan hanya menyelesaikan pembangunan fisik. Keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh pengelolaan fasilitas, keterlibatan masyarakat, serta kemampuan menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi nelayan Parigi Moutong.

error: Content is protected !!
Exit mobile version