SAMARINDA,Rajawalinet.co – Pergantian sejumlah pejabat strategis di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menjadi momentum penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja penegakan hukum di daerah tersebut.
Pada Senin (9/3/2026), Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Supardi, memimpin langsung prosesi pelantikan, pengambilan sumpah, serta serah terima jabatan pejabat eselon III yang berlangsung di Aula Kejati Kaltim, Samarinda.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim Nur Asiah, para asisten, kepala kejaksaan negeri se-Kalimantan Timur, pejabat struktural, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini wilayah Kaltim.
Dalam rotasi jabatan itu, sejumlah pejabat mendapatkan penugasan baru. Gusti Hamdani resmi menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltim setelah sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Berau. Ia menggantikan Haedar yang kini dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda.
Sementara itu, posisi Kepala Kejaksaan Negeri Berau kini diemban Reopan Saragih yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Timur. Jabatan yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Tutuko Wahyu Minulyo, yang sebelumnya bertugas sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi Riau.
Dalam amanatnya, Kajati Kaltim Supardi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa promosi dan mutasi di lingkungan kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kinerja institusi tetap adaptif dan profesional.
“Rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam organisasi. Ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akselerasi kinerja sekaligus menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Supardi.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, pejabat yang dilantik diminta menjaga integritas, menjunjung profesionalitas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.
Kajati Kaltim menekankan agar para pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami berbagai persoalan yang ada, serta mampu menghadirkan solusi yang efektif.
“Gunakan akselerasi dan akurasi dalam bekerja. Bangun suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Ia juga berharap para pejabat tersebut mampu menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, dengan pengalaman dan pemahaman terhadap kultur daerah, para pejabat yang dipromosikan diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja institusi kejaksaan di Kalimantan Timur.
“Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh agar penegakan hukum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
