PARIGI MOUTONG Rajawalinet.co– Upaya membangun kebijakan yang tepat sasaran dimulai dari data yang akurat. Semangat itulah yang menjadi pesan utama dalam pelepasan 38 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (12/6/2026).
Apel pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Tinombo Selatan dipimpin langsung oleh Plt.Camat Tinombo Selatan, Agus Salim, S.Sos., M.AP. Kegiatan tersebut menandai dimulainya proses pendataan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Agus Salim menegaskan bahwa data yang valid dan terpercaya menjadi kebutuhan penting dalam menyusun berbagai program pembangunan. Karena itu, para petugas sensus diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Menurutnya, hasil pendataan yang diperoleh nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah dalam merancang kebijakan ekonomi yang lebih efektif, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Tinombo Selatan.
“Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Agus Salim.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga integritas, menjunjung etika kerja, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama proses pendataan berlangsung. Sementara itu, Pengawas Lapangan SE 2026 Kecamatan Tinombo Selatan, Zubir, menjelaskan bahwa seluruh petugas telah mengikuti serangkaian pelatihan dan pembekalan sebelum diterjunkan ke lapangan. Pembekalan tersebut mencakup teknik pendataan, penggunaan instrumen sensus, hingga metode pendekatan kepada responden.
Menurut Zubir, keberhasilan pelaksanaan sensus tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga yang menjadi sasaran pendataan.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mendata berbagai jenis usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan ekonomi daerah. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar pemetaan potensi ekonomi sekaligus mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Tinombo Selatan berharap seluruh tahapan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan data berkualitas yang mampu menjadi pijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. akurat. Semangat itulah yang menjadi pesan utama dalam pelepasan 38 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Jumat (12/6/2026).
Apel pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Tinombo Selatan dipimpin langsung oleh Plt.Camat Tinombo Selatan, Agus Salim, S.Sos., M.AP. Kegiatan tersebut menandai dimulainya proses pendataan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) secara serentak di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Agus Salim menegaskan bahwa data yang valid dan terpercaya menjadi kebutuhan penting dalam menyusun berbagai program pembangunan. Karena itu, para petugas sensus diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Menurutnya, hasil pendataan yang diperoleh nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah dalam merancang kebijakan ekonomi yang lebih efektif, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Tinombo Selatan.
“Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Agus Salim. Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga integritas, menjunjung etika kerja, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama proses pendataan berlangsung.
Sementara itu, Pengawas Lapangan SE 2026 Kecamatan Tinombo Selatan, Zubir, menjelaskan bahwa seluruh petugas telah mengikuti serangkaian pelatihan dan pembekalan sebelum diterjunkan ke lapangan. Pembekalan tersebut mencakup teknik pendataan, penggunaan instrumen sensus, hingga metode pendekatan kepada responden.
Menurut Zubir, keberhasilan pelaksanaan sensus tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga yang menjadi sasaran pendataan.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mendata berbagai jenis usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan ekonomi daerah. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar pemetaan potensi ekonomi sekaligus mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Tinombo Selatan berharap seluruh tahapan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan data berkualitas yang mampu menjadi pijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
