Gubernur Sulteng Perkuat Sinergi dengan Kejati

“Kami terbuka untuk terus bekerja sama, baik dalam pengawasan pembangunan, pendampingan hukum, maupun edukasi kepada masyarakat terkait kesadaran hukum,”

Gubernur Sulteng Perkuat Sinergi dengan Kejati
Gubernur Sulteng Perkuat Sinergi dengan Kejati
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid

PALU, Rajawalinet.co — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyambut kembalinya Zullikar Tanjung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Hotel Santika Palu, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas penugasan kembali Zullikar Tanjung di Sulawesi Tengah. Menurutnya, pengalaman sebelumnya sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng hingga sempat menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kajati menjadi modal penting dalam memahami kondisi daerah.

“Ini bukan sekadar selamat datang, tetapi selamat datang kembali. Beliau sudah mengenal Sulawesi Tengah dengan baik dan memahami dinamika daerah,” ujar Anwar Hafid di hadapan unsur Forkopimda dan kepala daerah yang hadir.

Ia menilai sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kejaksaan Tinggi sangat penting dalam menjaga stabilitas pembangunan, termasuk pendampingan hukum terhadap program strategis pemerintah.

Menurut gubernur, koordinasi lintas sektor terus diperkuat melalui forum rutin bersama Forkopimda dan evaluasi program pembangunan daerah agar pelaksanaan kebijakan berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

“Kami terbuka untuk terus bekerja sama, baik dalam pengawasan pembangunan, pendampingan hukum, maupun edukasi kepada masyarakat terkait kesadaran hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Kajati Sulteng, Zullikar Tanjung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kejaksaan hadir sebagai bagian dari pemerintah pusat yang siap mendukung kebijakan daerah demi kemajuan Sulawesi Tengah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada tindakan represif, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan agar kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat hingga ke daerah.

Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Ketua IAD Wilayah Sulteng Ny. Dinar Tanjung, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dra. Novalina, Ketua DPRD Sulteng Moh. Arus Abdul Karim, para bupati dan wali kota se-Sulteng, unsur Forkopimda, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat koordinasi antarunsur pemerintahan dan penegak hukum dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

error: Content is protected !!