Indeks

Dua Nyawa Melayang Jelang Buka Puasa

Tragedi Magrib di Jalan Siney Tengah

Dua Nyawa Melayang Jelang Buka Puasa
TKP lakalantas di jln trans sulawesi Desa Siney Tengah/Foto: Syarifuddin. S,Sos
Korban saat dievakuasi kepuskesmas Tada/Foto: Syarifuddin.S,Sos

PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Suasana menjelang berbuka puasa di Desa Siney Tengah, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berubah duka. Dua pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan keras, Jumat (27/02/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

Peristiwa nahas itu melibatkan Moh. Fajar (20) alias Dede, warga Desa Tada Timur, yang mengendarai Yamaha Fino warna abu-abu, dan Ridwan Adam, warga Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, yang mengendarai Yamaha Jupiter MX. Benturan keras kedua kendaraan mengejutkan warga sekitar yang tengah bersiap berbuka.

Kapolsubsektor Tinombo Selatan, Iptu Eko Maryanto, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian menjelaskan, pihaknya menerima laporan warga sesaat setelah insiden terjadi.

“Begitu menerima informasi, saya langsung memerintahkan anggota menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi korban,” ujarnya.

Proses evakuasi dipimpin Aipda I Kadek Adi Wijaya bersama personel lainnya. Kedua korban segera dilarikan ke Puskesmas Tada untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi ketika sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Ridwan bergerak dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Dari arah berlawanan, Moh. Fajar juga melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan tak terhindarkan dan kedua kendaraan adu banteng di badan jalan.

Akibat benturan tersebut, Ridwan mengalami luka berat pada bagian kepala dan leher, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Moh. Fajar sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan di Tada Timur, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan serius di bagian kepala dan leher.

“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara karena faktor kelalaian dan kecepatan tinggi,” kata Iptu Eko.

Kondisi kedua sepeda motor mengalami kerusakan berat di bagian depan. Kendaraan telah diamankan di Mapolsubsektor Tinombo Selatan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Usai penanganan medis, jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan pada hari yang sama.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama menjelang waktu berbuka puasa, saat mobilitas masyarakat cenderung meningkat. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari kecepatan tinggi demi keselamatan bersama.

error: Content is protected !!
Exit mobile version