Dipergoki Saat Angkut Tabung Gas, Pelaku Kabur ke Semak

“Pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku masuk ke dapur rumah korban dan mengambil empat tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram,”

Dipergoki Saat Angkut Tabung Gas, Pelaku Kabur ke Semak
Motor Yamaha SE88 warna perak hijau dengan nomor polisi DN 6639 MR milik pelaku/Rajawalinet

PALU, Rajawalinet.co – Aksi percobaan pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram terjadi di Jalan L. Gadi, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Selasa (12/5/2026) siang. Dua pelaku gagal membawa kabur empat tabung gas setelah aksinya dipergoki pemilik rumah dan warga sekitar.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah milik Rony Tohari sekitar pukul 11.30 Wita.

Kapolresta Palu, Hari Rosena, melalui Kapolsek Tawaeli, Zulham Abdillah, menjelaskan kedua pelaku diduga telah mengincar tabung gas yang berada di dapur rumah korban.

“Pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku masuk ke dapur rumah korban dan mengambil empat tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram,” ujar IPTU Zulham Abdillah, Selasa (12/5/2026).

Aksi para pelaku pertama kali diketahui Lucky, anak korban, yang saat itu berada di dalam rumah. Menyadari adanya aktivitas mencurigakan, Lucky langsung merekam aksi pelaku menggunakan telepon genggam dan segera menghubungi ayahnya yang sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, Rony Tohari tiba di rumah dan mendapati satu pelaku sudah berada di atas sepeda motor sambil memuat empat tabung gas elpiji. Sementara satu pelaku lainnya masih berada di halaman rumah dan diduga hendak mengambil tabung tambahan.

Korban yang panik langsung berteriak meminta pertolongan warga sambil melempari para pelaku menggunakan batu. Teriakan tersebut membuat kedua pelaku panik dan membatalkan aksinya.

Keduanya kemudian melarikan diri ke arah semak belukar di samping gudang yang berada di kawasan Jalan L. Gadi, Kelurahan Mamboro.

Dalam pelarian itu, para pelaku meninggalkan satu unit sepeda motor Yamaha SE88 warna perak hijau dengan nomor polisi DN 6639 MR di lokasi kejadian.

Warga yang emosi karena maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut kemudian membakar sepeda motor yang ditinggalkan pelaku hingga hangus.

Sekitar pukul 12.30 Wita, personel piket SPKT bersama anggota piket fungsi Polsek Tawaeli tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengamankan barang bukti kendaraan yang telah terbakar.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku yang melarikan diri usai kejadian tersebut,” kata IPTU Zulham Abdillah.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami identitas para pelaku dan menelusuri kepemilikan kendaraan yang ditinggalkan di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap aksi pencurian serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

error: Content is protected !!