PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Peralihan dari Pramuka Penggalang menuju Penegak menjadi momentum penting bagi peserta didik SMKN 1 Kasimbar. Hal itu tercermin dalam kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari Jum’at, 2 Oktober 2026 dan berakhir pada Minggu, 4 Oktober 2026, di halaman sekolah. Kegiatan yang mengusung semangat Ambalan Toalango dan Pue Sandaka Pangkalan SMKN 1 Kasimbar tersebut diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti dewan guru, staf tata usaha, serta para siswa.
Ketua Mabigus SMKN 1 Kasimbar, Rustam Abdi, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara, menegaskan bahwa PTA tidak seharusnya dipandang sebatas agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pintu masuk bagi siswa untuk membangun pola pikir dan sikap baru ketika memasuki jenjang Pramuka Penegak. “Ketika melangkah ke Ambalan Toalango dan Pue Sandaka, bukan hanya tingkatan administratif yang berubah, tetapi juga mental, pola pikir dan tindakan,” ujarnya.
Rustam Abdi menjelaskan, seorang Penegak dituntut memiliki kemandirian, tanggung jawab, serta kepedulian yang lebih besar. Jika pada tingkat Penggalang peserta masih banyak mendapatkan arahan, maka di tingkat Penegak mereka mulai diarahkan untuk mampu menemukan solusi, menyusun rencana hingga mengambil peran dalam kepemimpinan.
Nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya pun diharapkan menjadi landasan dalam proses tersebut. Kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, persaudaraan, karakter siap kerja dan akhlak menjadi bagian penting yang perlu tumbuh melalui aktivitas kepramukaan.
Rustam Abdi juga mengingatkan jajaran dewan ambalan dan sanggar kerja agar menjalankan peran pembinaan dengan mengedepankan kasih sayang, keteladanan dan semangat persaudaraan. Ia meminta seluruh rangkaian kegiatan dijauhkan dari tindakan kekerasan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Gerakan Pramuka. “Jadikan kegiatan ini aman, edukatif dan berkesan,” pesannya.
Melalui PTA tersebut, SMKN 1 Kasimbar berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman berkemah, tetapi juga membawa pulang nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama sebagai bekal menghadapi kehidupan di sekolah maupun masyarakat.
