Indeks

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov

Pelantikan ini menjadi langkah awal penataan birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan di awal masa kepemimpinan Anwar Hafid–Reny Lamadjido.

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov
Gubernur Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur Reny Lamadjido saat melantik pejabat pemprov/Sumber: Istimewa

PALU, Rajawalinet.co – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, melantik dan mengambil sumpah 389 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (15/1/2026), di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng.

Ratusan pejabat tersebut terdiri atas 178 pejabat Eselon III, 204 pejabat Eselon IV, dan 7 pejabat fungsional. Pelantikan ini menjadi langkah awal penataan birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan di awal masa kepemimpinan Anwar Hafid–Reny Lamadjido.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah, bukan soal jabatan strategis atau tidak.

“Tidak ada jabatan basah, tidak ada jabatan kering, apalagi jabatan air mata. Semua jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tegas Anwar Hafid.

Ia memberi ruang kepada para pejabat yang baru dilantik untuk berkontribusi dalam program 100 hari kerja, dengan tiga fokus utama, yakni pembenahan data, percepatan digitalisasi, dan penerapan merit system.

Terkait pembenahan data, Anwar Hafid menilai perencanaan pembangunan daerah kerap tidak tepat sasaran karena masih mengandalkan data lama.

“Kita masih memakai data tahun 2010 untuk merencanakan tahun 2025. Ini tidak boleh terulang. Pekerjaan nomor satu kita sekarang adalah memperbarui dan melengkapi data,” ujarnya.

Pada aspek digitalisasi, Gubernur menargetkan seluruh sistem pemerintahan dan pelayanan publik sudah berbasis digital dalam waktu tiga bulan.

“Tidak boleh lagi manual. Pelayanan ke masyarakat harus digital. Kalau perlu, masyarakat tidak perlu bertemu kita, semua urusan selesai secara digital,” katanya.

Ia juga menegaskan akan bersikap tegas jika target tersebut tidak tercapai dan meminta seluruh jajaran bekerja aktif serta saling mendukung.

Sementara itu, dalam penerapan merit system, Anwar Hafid menekankan pentingnya kinerja dan prestasi sebagai dasar penilaian pejabat.

“Saya butuh orang yang bekerja, bukan yang pandai bermanuver. Tidak perlu pendekatan ke mana-mana, yang saya butuhkan adalah inovasi dan prestasi,” tegasnya.

Gubernur bahkan mendorong para pejabat untuk melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menjanjikan dukungan anggaran dan promosi jabatan bagi inovasi yang dinilai layak.

“Kalau inovasinya masuk akal dan bermanfaat, saya siapkan anggarannya dan saya promosikan dalam tiga bulan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Anwar Hafid mengingatkan pentingnya loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Jabatan itu ada rumusnya. Kalau bukan kita yang meninggalkannya, jabatan itu yang akan meninggalkan kita. Jalani dengan tulus, jujur, dan ikhlas,” pungkasnya.

Pelantikan ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk membangun birokrasi yang berbasis data akurat, teknologi digital, prestasi, dan pelayanan publik yang cepat serta transparan.

error: Content is protected !!
Exit mobile version