PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mempercepat langkah penanganan dampak banjir yang melanda Desa Air Panas. Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, turun langsung ke lokasi pada Senin (3/8/2026) untuk memastikan kondisi infrastruktur yang terdampak sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Abdul Sahid didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat. Ia meninjau ruas jalan yang mengalami kerusakan dan aliran sungai yang dipenuhi material sedimentasi akibat banjir. Menurutnya, kondisi tersebut harus segera ditangani agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu. Pemerintah daerah pun memprioritaskan normalisasi sungai dan perbaikan jalan sebagai langkah awal pemulihan. Di hadapan warga, Abdul Sahid meminta waktu dua hingga tiga hari untuk mengoordinasikan mobilisasi alat berat agar pekerjaan dapat segera dimulai. Ia menjelaskan, penanganan awal akan difokuskan pada penimbunan ruas jalan yang berlubang dan rusak sehingga akses masyarakat dapat kembali dilalui dengan aman sebelum dilakukan perbaikan lanjutan.
Selain jalan utama, warga juga menyampaikan pentingnya perbaikan jalur alternatif menuju Desa Olobaru. Menanggapi hal itu, Wakil Bupati memastikan usulan tersebut akan dibahas bersama instansi teknis agar masyarakat tetap memiliki akses selama proses perbaikan berlangsung. Abdul Sahid juga menegaskan bahwa normalisasi sungai harus dilakukan secara berkala, bukan hanya ketika banjir terjadi. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mengurangi pendangkalan, penumpukan material, serta meminimalkan risiko banjir di masa mendatang. Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung aktivitas pertambangan di kawasan tersebut. Ia menegaskan setiap kegiatan pertambangan wajib memiliki legalitas yang jelas serta memenuhi seluruh ketentuan teknis dan administratif yang berlaku.
Pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, lanjutnya, memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar seluruh aktivitas berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat maupun lingkungan. Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Abdul Sahid memastikan koordinasi segera dilakukan agar alat berat dapat diturunkan ke lokasi untuk mempercepat normalisasi jalan dan sungai. “Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin agar akses masyarakat kembali normal. Keselamatan dan kepentingan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabanjir,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap langkah cepat tersebut dapat mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus mengurangi potensi kerusakan yang lebih luas apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.
