PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Gerakan Pramuka diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin di alam terbuka, tetapi mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. Pesan tersebut mengemuka dalam pembukaan Kemah Kerja Karya Bakti Pramuka (K3BP) IV se-Kwartir Ranting Tinombo Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dibuka secara resmi oleh Bupati Parigi Moutong melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Sunarti, didampingi Kepala Bidang SD, Ibrahim.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sunarti, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tinombo Selatan, pembina, panitia, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Bupati menekankan bahwa kegiatan kemah merupakan ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan sosial menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda. Karena itu, kecerdasan intelektual perlu diimbangi karakter yang kuat, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi persoalan di lingkungan sekitar.
Ia berharap peserta K3BP mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keberadaan Pramuka benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. KTA Pramuka Jadi Perhatian Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Parigi Moutong, Aristo, turut mengapresiasi pelaksanaan K3BP IV sebagai bagian dari upaya mengembangkan kegiatan kepramukaan di Tinombo Selatan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka bagi setiap anggota. Selain sebagai identitas, KTA menjadi salah satu persyaratan untuk mengikuti kegiatan tertentu, termasuk ajang kepramukaan tingkat nasional. Pihaknya terus mendorong pendataan anggota di setiap satuan pendidikan agar administrasi keanggotaan Pramuka dapat tertib dan lengkap.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Camat Tinombo Selatan, Agus Salim, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap Pramuka dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menghadapi pengaruh pergaulan negatif, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba, sehingga kegiatan kepramukaan ini bisa membentuk kepribadian generasi kita yang memiliki karakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri, serta berakhlak mulia.
Ketua Kwarran Tinombo Selatan Azhar dalam laporannya menyampaikan partisipasi Sekolah Jadi Catatan
Berdasarkan data panitia yang disampaikan dalam kegiatan, peserta berasal dari 24 sekolah dasar (SD) dari total 31 SD di Tinombo Selatan dan lima sekolah menengah pertama (SMP) dari delapan SMP yang ada di wilayah tersebut.
Namun, belum ada sekolah tingkat SMA yang berpartisipasi dalam kegiatan K3BP IV kali ini. Kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi pengembangan kepramukaan di tingkat kecamatan, terutama untuk memperluas keterlibatan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua Kwarcab Parigi Moutong Aristo, Pusdatin Kwarnas Akmal, Korwil Satuan Pendidikan Tinombo Selatan Ridwan Hunta, Ketua Kwarran Tinombo Selatan Azhar, Dewan Kehormatan Tinombo Selatan Fathan Ilaihi, para kepala sekolah, pembina Pramuka, serta peserta dari berbagai satuan pendidikan.
Melalui K3BP IV, Gerakan Pramuka Tinombo Selatan diharapkan semakin memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian generasi muda melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat
