Perayaan yang dihadiri pengurus dan anggota Persekutuan Pemuda GKST dari delapan klasis itu menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan pembangunan di era yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh keluarga besar Persekutuan Pemuda GKST yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat pelayanan dan kolaborasi antargenerasi muda.
“Semoga peringatan hari ulang tahun ini menjadi momentum yang berharga untuk semakin mempererat persaudaraan, memperkuat semangat pelayanan, serta meningkatkan kontribusi nyata pemuda gereja dalam pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” ujar Erwin Burase.
Mengusung tema “Pemuda GKST Siap Maju dalam Regenerasi, Hidup Mandiri dan Berkualitas”, Bupati menilai tema tersebut relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, regenerasi tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kepemimpinan, tetapi juga proses menyiapkan generasi muda yang memiliki integritas, karakter kuat, wawasan luas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Ia menegaskan bahwa kemandirian menjadi fondasi penting agar pemuda mampu tumbuh sebagai pribadi yang produktif, kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan peluang yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bupati juga menilai kegiatan yang mempertemukan pemuda lintas klasis memiliki nilai strategis karena membuka ruang bertukar pengalaman, mengembangkan kepemimpinan, memperluas jejaring, serta memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.
Menurut Erwin Burase, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memandang generasi muda sebagai aset penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong keterlibatan kaum muda di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, pelestarian lingkungan, olahraga, seni budaya, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.
Komitmen tersebut, kata dia, sejalan dengan visi pembangunan “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan Melalui Gerbang Desa”, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.
Bupati berharap Pemuda GKST terus menjadi teladan dalam menjaga kehidupan yang harmonis dengan menjunjung tinggi nilai kasih, toleransi, gotong royong, dan persatuan.
“Jadilah generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, memiliki kepedulian sosial, serta siap menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Parigi Moutong yang aman, damai, dan sejahtera,” pesannya.
Menutup sambutannya, Erwin Burase mengucapkan selamat ulang tahun ke-77 kepada Persekutuan Pemuda GKST seraya berharap organisasi tersebut terus berkembang, semakin solid dalam pelayanan, dan mampu melahirkan kader-kader muda yang berintegritas serta memberikan manfaat bagi gereja, masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
