PARIGI MOUTONG Rajawalinet.co — Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius mewarnai kegiatan Halal Bi Halal dan Takbir Akbar yang digelar masyarakat Kecamatan Tinombo Selatan (Tinsel), Kabupaten Parigi Moutong, Rabu malam (6/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Pantai Mosing, Desa Siney itu menjadi ajang mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Ribuan warga dari berbagai desa di Tinombo Selatan tampak memadati lokasi acara sejak malam hari. Kegiatan tersebut turut menghadirkan penceramah nasional, KH Muhammad Nur Efendi, yang memberikan tausiah tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam ceramahnya, KH Muhammad Nur Efendi mengajak umat Islam untuk membiasakan diri membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya menjadi sumber pahala, tetapi juga petunjuk hidup yang mampu memberikan ketenangan hati dan memperkuat akhlak umat.
“Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan. Ketika dibaca dan diamalkan, maka akan membawa keberkahan, ketenangan, serta menjadi penolong di akhirat kelak,” ujar KH Muhammad Nur Efendi di hadapan jamaah.
Ia juga menyoroti masih adanya anggapan sebagian masyarakat yang merasa tidak memiliki waktu atau kemampuan untuk belajar membaca Al-Qur’an. Padahal, kata dia, setiap proses belajar Al-Qur’an bernilai ibadah dan membawa banyak kebaikan.

Sementara itu, Plt Camat Tinombo Selatan, Agus Salim, S.Sos., M.AP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Halal Bi Halal bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk terus menjaga persaudaraan, saling memaafkan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, aparat Polsubsektor Tinsel, para kepala desa, tokoh agama, lembaga adat, organisasi perempuan, serta masyarakat umum.
Ketua panitia pelaksana, Moh Jabir Amir A, yang juga Ketua Umum Himpunan Pegawai Syarif Indonesia (HIPSI) Provinsi Sulawesi Tengah, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai tema “Meraih Hidup Berkah Bersama Al-Qur’an dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah” sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan persatuan dan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi kehidupan sosial.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat ukhuwah Islamiyah dan mempererat persatuan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tinombo Selatan,” ujarnya. kebersamaan dan nuansa religius mewarnai kegiatan Halal Bi Halal dan Takbir Akbar yang digelar masyarakat Kecamatan Tinombo Selatan (Tinsel), Kabupaten Parigi Moutong, Rabu malam (6/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Pantai Mosing, Desa Siney itu menjadi ajang mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Ribuan warga dari berbagai desa di Tinombo Selatan tampak memadati lokasi acara sejak malam hari. Kegiatan tersebut turut menghadirkan penceramah nasional, KH Muhammad Nur Efendi, yang memberikan tausiah tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam ceramahnya, KH Muhammad Nur Efendi mengajak umat Islam untuk membiasakan diri membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya menjadi sumber pahala, tetapi juga petunjuk hidup yang mampu memberikan ketenangan hati dan memperkuat akhlak umat.
“Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan. Ketika dibaca dan diamalkan, maka akan membawa keberkahan, ketenangan, serta menjadi penolong di akhirat kelak,” ujar KH Muhammad Nur Efendi di hadapan jamaah.
Ia juga menyoroti masih adanya anggapan sebagian masyarakat yang merasa tidak memiliki waktu atau kemampuan untuk belajar membaca Al-Qur’an. Padahal, kata dia, setiap proses belajar Al-Qur’an bernilai ibadah dan membawa banyak kebaikan.
Sementara itu, Plt Camat Tinombo Selatan, Agus Salim, S.Sos., M.AP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Halal Bi Halal bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk terus menjaga persaudaraan, saling memaafkan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, aparat Polsubsektor Tinsel, para kepala desa, tokoh agama, lembaga adat, organisasi perempuan, serta masyarakat umum.
Ketua panitia pelaksana, Moh Jabir Amir A, yang juga Ketua Umum Himpunan Pegawai Syarif Indonesia (HIPSI) Provinsi Sulawesi Tengah, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai tema “Meraih Hidup Berkah Bersama Al-Qur’an dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah” sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan persatuan dan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi kehidupan sosial.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat ukhuwah Islamiyah dan mempererat persatuan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tinombo Selatan,” ujarnya.











