PARIGI MOUTONG Rajawalinet.co – Bantuan pemberdayaan masyarakat kembali disalurkan di Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Program tersebut menyasar kelompok masyarakat yang bergerak dalam kegiatan usaha bersama maupun usaha ekonomi produktif.
Penyaluran dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Sidoan, meliputi Desa Muara Jaya, Sidoan, Sidoan Barat, Sidoan Timur, Bondoyong, Ogobagis dan Baina’a Selatan.
Khusus di Desa Sidoan, bantuan disalurkan pada Sabtu, 26 September 2026, yang di salurkan langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Arpan Hi.Sahar yang di dampingi oleh Kades Sidoan Mohamad Latjongka, yang dipusatkan di Kantor Desa Sidoan, kepada kelompok penerima manfaat melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok. Tiga kelompok KUBE menerima bantuan berupa sound system dan tenda terpal, sementara satu kelompok UEP yang beranggotakan nelayan memperoleh bantuan termos ikan.
Anggota DPRD Parigi Moutong Komisi IV dari PDI Perjuangan, Arpan H. Sahar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian wakil rakyat terhadap kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
Menurutnya, Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong menjadi salah satu mitra kerja Komisi IV, sehingga aspirasi masyarakat terkait pemberdayaan sosial dan ekonomi dapat didorong melalui program yang tersedia.
Arpan berharap bantuan yang diterima kelompok tidak sekadar menjadi fasilitas pendukung, tetapi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Semoga bantuan yang kami berikan dapat dikelola dengan baik agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rencana agar program serupa dapat direalisasikan secara bertahap di wilayah lain dalam Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Langkah tersebut, kata Arpan, diharapkan dapat memperluas manfaat program sekaligus mendorong pemerataan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Dengan pengelolaan yang tepat, bantuan KUBE dan UEP diharapkan menjadi salah satu modal pendukung bagi kelompok masyarakat untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
