Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Percepat Sosialisasi B-KIN di Sekolah-Sekolah Parigi Moutong

B-KIN Mulai Diterapkan ASN, SMA di Parimo Didorong Lebih Disiplin.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Percepat Sosialisasi B-KIN di Sekolah-Sekolah Parigi Moutong
Foto Kepala Sub Tata Usaha Cabang Dinas Wilayah II, Serta Kepala Sekolah SMAN 2 Kasimbar/Syarifuddin, S.Sos

PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sulawesi Tengah terus mempercepat sosialisasi penggunaan aplikasi Berani Berkinerja (B-KIN) di seluruh satuan pendidikan jenjang SMA di Kabupaten Parigi Moutong. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat disiplin, meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), serta mendukung reformasi birokrasi
hingga saat ini, sebagian besar sekolah di wilayah Parigi Moutong telah menerima sosialisasi.

Sementara itu, beberapa sekolah yang berada di wilayah utara masih dijadwalkan untuk mengikuti kegiatan serupa dalam waktu dekat. Untuk wilayah Kecamatan Kasimbar dan Tinombo Selatan di laksanakan pada Kamis, 23/7/2026 di antaranya SMAN 1 Kasimbar , SMAN 2 Kasimbar dan SMAN 1 Tinombo Selatan. Hingga berlanjut ke wilayah Utara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Ridwan, S.Pd, didampingi oleh Toding Allo. serta Kepala SMAN 2 Kasimbar Irjan,S.Pd.M.Si yang dipusatkan diruang guru.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Percepat Sosialisasi B-KIN di Sekolah-Sekolah Parigi Moutong
Foto Sosialisasi B-KIN di hadapan para ASN guru dan tenaga kependidikan di SMAN 2 Kasimbar/ Syarifuddin, S.Sos

Dalam pemaparannya, Ridwan menjelaskan bahwa B-KIN merupakan aplikasi yang diterapkan bagi guru dan tenaga kependidikan berstatus ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Aplikasi tersebut dirancang sebagai sarana absensi digital secara real-time sekaligus instrumen pemantauan kinerja pegawai.

Menurutnya, penerapan B-KIN memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan disiplin ASN, mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mendukung sistem monitoring dan pengawasan kinerja aparatur. “Program Berani Berkinerja (B-KIN) mulai diterapkan sejak Agustus 2025 untuk seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Fokusnya adalah pengelolaan absensi digital, penguatan kinerja, dan peningkatan disiplin kerja sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” jelas Ridwan. Ia menambahkan, proses sosialisasi telah menjangkau sekolah-sekolah di wilayah Parigi Moutong dan Donggala. Untuk Parigi Moutong, hanya tersisa beberapa sekolah di kawasan utara yang belum menerima pembekalan penggunaan aplikasi tersebut.

Ridwan optimistis seluruh sekolah di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II akan segera menyelesaikan tahapan sosialisasi sehingga implementasi B-KIN dapat berjalan secara optimal dan seragam di setiap satuan pendidikan. Melalui penerapan sistem digital ini, diharapkan budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel semakin tumbuh di lingkungan pendidikan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

error: Content is protected !!