JAKARTA, Rajawalinet.co – Penguatan koordinasi antarlembaga kembali menjadi fokus pemerintah dalam mendukung tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep N. Mulyana menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, didampingi para Direktur Jenderal serta pejabat utama Kementerian ESDM, di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian ucapan selamat atas pelantikan Asep N. Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung RI, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi strategis dalam mendukung pelaksanaan program nasional di sektor energi dan sumber daya mineral.
Dalam keterangannya, Wakil Jaksa Agung menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai diskusi yang berlangsung membahas berbagai persoalan aktual yang membutuhkan sinergi antarlembaga.
“Hari ini kami kedatangan tamu istimewa, Pak Wakil Menteri ESDM beserta para Dirjen dan pejabat Kementerian ESDM. Selain menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan saya, kami juga berdiskusi mengenai berbagai isu aktual yang menurut saya sangat menarik untuk dibahas bersama,” ujar Asep N. Mulyana.
Menurutnya, komunikasi yang intensif antara Kejaksaan Agung dan Kementerian ESDM menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor strategis yang memiliki peran besar terhadap pembangunan nasional.
Dari sudut pandang Kementerian ESDM, kerja sama dengan Kejaksaan Agung dinilai memiliki arti penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap pelaksanaan berbagai kebijakan dan program pembangunan.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kementeriannya membutuhkan koordinasi yang berkesinambungan, termasuk pendampingan hukum agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik.
“Kami menyampaikan ucapan selamat kepada Pak Wakil Jaksa Agung atas jabatan barunya. Di sisi lain, kami juga memerlukan koordinasi yang erat dengan Kejaksaan Agung agar berbagai persoalan hukum, pelaksanaan kegiatan, serta pendampingan yang diperlukan dapat berjalan dengan baik,” kata Yuliot.
Ia berharap hubungan kelembagaan yang semakin solid mampu mendukung penyelesaian berbagai tantangan di sektor energi dan sumber daya mineral, sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan program-program strategis pemerintah.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen kedua institusi untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung iklim investasi, memperkuat kepastian hukum, serta mempercepat implementasi kebijakan strategis nasional di sektor energi dan sumber daya mineral.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, S.H., M.H., menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan resmi yang diterbitkan di Jakarta, 3 Agustus 2026.
