Kegiatan yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini dibuka langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Kamis (12/03/2026).
Forum tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, Ketua TP-PKK, Satgas Stunting, para camat, kepala puskesmas, kepala desa, hingga kader posyandu.
Dalam sambutannya, Bupati Vera menegaskan bahwa Pra Musrenbang Tematik menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Donggala.
Ia menyebutkan, target prevalensi stunting Kabupaten Donggala pada tahun 2026 ditetapkan sebesar 24,3 persen, sementara angka saat ini masih berada di kisaran 29,6 persen.
“Artinya masih ada pekerjaan besar yang harus kita selesaikan bersama. Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Menurutnya, strategi penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi balita, perbaikan sanitasi, akses air bersih, hingga edukasi masyarakat.
Dari sudut pandang perencanaan pembangunan, forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan program yang disusun benar-benar tepat sasaran, terutama bagi wilayah dan keluarga yang membutuhkan intervensi prioritas.
Sementara dari sisi sosial, keterlibatan berbagai elemen mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Donggala juga memberikan apresiasi kepada tiga kecamatan yang dinilai berhasil menekan angka stunting sepanjang tahun 2025.
Penghargaan diberikan kepada Kecamatan Sojol sebagai terbaik pertama, Kecamatan Sindue Tobata terbaik kedua, serta Kecamatan Tanantovea terbaik ketiga.
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh kecamatan untuk terus meningkatkan kinerja dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Melalui langkah strategis ini, Pemkab Donggala menegaskan komitmennya dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan.
