Desa Tada Jadi Sasaran Pembinaan Polairud

Polairud Polda Sulteng, Edukasi Nelayan Tada

Desa Tada Jadi Sasaran Pembinaan Polairud
Foto : Camat Saat beri sambutan kegiatan Sambang Nusa Presisi Polairud/ Syarifuddin,S.Sos

PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut terus dilakukan di wilayah pesisir Kabupaten Parigi Moutong. Kali ini, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan di Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Sambang Nusa Presisi sekaligus pembinaan Desa Tada sebagai salah satu desa binaan Ditpolairud Polda Sulteng. Kanit Patroli Polairud Polda Sulteng, Ipda Abdul Hamid, hadir bersama Aipda Helmy, Bripda Sudrajad dan Bripda Akmal Fauzan. Turut hadir Plt. Camat Tinombo Selatan Agus Salim, S.Sos., M.AP., Kapolsubsektor Tinombo Selatan Iptu. Eko Maryanto, Kepala Desa Tada Hamka, S.Pd. Kepala Desa Siney Moh.Fahmi serta masyarakat nelayan setempat.

Desa Tada Jadi Sasaran Pembinaan Polairud
Foto : Kades Tada Beri Penguatan Terhadap MAsyarakat Nelayan Bahaya Ilegal Fhising / Syarifuddin,S.Sos

Dalam penyampaiannya, Abdul Hamid mengajak nelayan memahami dampak praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Menurutnya, penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan tidak hanya merusak habitat laut, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pelaku.

Ia menekankan pentingnya menggunakan metode penangkapan ikan yang tidak merusak ekosistem, terutama terumbu karang yang menjadi bagian penting dari habitat biota laut. “Jangan sampai alasan ekonomi menjadi pembenaran untuk melakukan kegiatan yang merusak laut,” ujarnya.

Abdul Hamid juga menegaskan, kawasan perairan Teluk Tomini, khususnya pesisir Tinombo Selatan, menjadi bagian dari wilayah pengawasan Ditpolairud Polda Sulteng. Karena itu, apabila ditemukan praktik penangkapan ikan menggunakan bom atau cara ilegal lainnya, pihaknya akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.

Plt. Camat Tinombo Selatan Agus Salim mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi kepada nelayan penting untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga sumber daya laut.

Kepala Desa Tada Hamka juga menyambut baik status Desa Tada sebagai desa binaan Ditpolairud. Ia berharap pembinaan tersebut menambah wawasan masyarakat sekaligus mendorong nelayan menjaga kawasan pesisir dari aktivitas yang merusak. Selain sosialisasi, kegiatan diakhiri dengan pembagian sembako kepada masyarakat nelayan binaan di Desa Tada.

error: Content is protected !!