DONGGALA, Rajawalinet.co – Perkembangan teknologi visual membuka peluang baru bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas. Melihat peluang tersebut, SMAN 2 Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, membekali sejumlah siswa dengan pelatihan fotografi dan sinematografi, Rabu (23/9/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama sehari itu dipusatkan di ruang bimbingan SMAN 2 Sirenja, menghadirkan Afif Randika, S.Pd.Gr sebagai pemateri. Ia merupakan pembina di SMAN 2 Kasimbar yang memiliki pengalaman di bidang fotografi dan produksi visual.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan kamera, tetapi juga pemahaman mengenai teknik menghasilkan gambar yang memiliki nilai visual dan mampu menyampaikan pesan. Afif menjelaskan, fotografi maupun sinematografi membutuhkan keterampilan serta pemahaman terhadap berbagai unsur teknis. Pengambilan gambar, menurutnya, harus mempertimbangkan kondisi pencahayaan, objek, sudut kamera hingga komposisi.
“Penggunaan kamera bukan sekadar memotret. Ada teknik yang harus dipahami agar gambar maupun video yang dihasilkan memiliki kualitas,” jelasnya. Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan secara serius. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi terus diasah melalui praktik.
Kepala SMAN 2 Sirenja, Hamka R. Hamid, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemateri yang telah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi kepada peserta didik. Menurutnya, keterampilan fotografi dan sinematografi dapat menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang kompetisi.
“Kami berharap anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga kemampuan mereka terus berkembang dan mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Hamka menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial sekolah. Pelatihan menjadi bagian dari program pembinaan siswa yang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi melalui pendampingan guru pembina. Ia pun mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Sebab, keterampilan yang diperoleh akan semakin berkembang apabila dibarengi latihan dan praktik secara berkelanjutan.
Dengan pelatihan ini, SMAN 2 Sirenja mendorong siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya visual yang kreatif, informatif dan bernilai











