PALU, Rajawalinet.co – Suasana pagi di kawasan Pantai Kampung Nelayan, tepatnya di depan Kafe Senja, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, mendadak berubah haru setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di perairan setempat, Jumat (22/5/2026).
Korban diketahui bernama Abdul Kabir dg Lira, seorang buruh harian lepas yang berdomisili di Jalan Sungai Wera, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WITA. Sebelumnya, korban bersama istrinya, Hasnia (58), datang ke kawasan Kampung Nelayan usai melaksanakan sholat Subuh. Keduanya disebut hendak menikmati suasana pagi sambil mandi di laut.
Menurut keterangan keluarga, Abdul Kabir turun ke laut menggunakan jerigen plastik sebagai alat bantu mengapung. Namun beberapa saat kemudian, seorang nelayan melihat tubuh korban sudah terapung di permukaan air dalam kondisi tidak bergerak.
Aksi cepat kemudian dilakukan warga sekitar. Rivaldi Aruslan (20), warga Jalan Nurul Amal yang saat itu berada di lokasi, langsung berenang menuju korban setelah mendapat informasi adanya orang tenggelam.
“Begitu mendengar ada orang terapung di laut, saya langsung berenang ke arah korban dan menariknya ke tepi pantai,” ujar Rivaldi.
Korban selanjutnya dievakuasi warga menuju RS Undata Palu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Abdul Kabir telah meninggal dunia.
Kepedulian warga dan nelayan di sekitar lokasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena bergerak cepat membantu proses penyelamatan dan evakuasi korban. Respons spontan tersebut dinilai menjadi bentuk solidaritas masyarakat pesisir yang masih sangat kuat di Kota Palu.
Kapolresta Palu Hari Rosena melalui Kapolsek Mantikulore Andi Rampewali membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurut IPTU Andi Rampewali, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel piket SPKT bersama anggota fungsi Polsek Mantikulore turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan dan pengumpulan informasi.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju TKP. Saat tiba, korban sudah lebih dahulu dibawa warga ke rumah sakit. Kami tetap melakukan pengamanan lokasi dan mengumpulkan bahan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kejadian,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama pada pagi hari ketika kondisi tubuh belum sepenuhnya prima.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Warga sekitar turut menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.











