Anatasya Putri Hasan Dominasi Duta Pariwisata Cilik Sulteng 2026

Tiga Gelar Sekaligus, Siswi SDN 25 Palu Bersinar di Ajang Provinsi

Anatasya Putri Dominasi Duta Pariwisata Cilik Sulteng 2026
Anatasya Putri Hasan memborong tiga gelar sekaligus / Foto: Istimewa
Anatasya Putri Dominasi Duta Pariwisata Cilik Sulteng 2026
Anatasya Putri Hasan / Foto: Istimewa

PALU, Rajawalinet.co – Ajang Pemilihan Duta Pariwisata Cilik Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah menjadi panggung pembuktian talenta muda daerah. Selama empat hari, 10–13 Februari 2026, para peserta dari berbagai kabupaten/kota unjuk kemampuan dalam kompetisi yang digelar meriah di kawasan Millenium Waterpark, Kota Palu.

Sorotan utama tertuju pada Anatasya Putri Hasan, siswi kelas 5 SDN 25 Palu yang tampil sebagai perwakilan Kota Palu. Anatasya tidak hanya meraih satu penghargaan, melainkan memborong tiga gelar sekaligus: Juara 1 Berprestasi, Juara 1 Favorit, dan Juara 1 Voting Tertinggi.

Capaian tersebut menegaskan konsistensi dan kemampuan Anatasya dalam berbagai aspek penilaian, mulai dari wawasan pariwisata, penampilan, hingga dukungan publik. Dewan juri menilai Anatasya mampu menunjukkan karakter percaya diri, komunikatif, serta pemahaman yang baik tentang potensi wisata daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia berharap keberhasilan ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi.

“Prestasi ini bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga mengharumkan nama Kota Palu dan SDN 25 Palu. Dukungan sekolah dan orang tua sangat penting agar anak-anak berprestasi dapat terus berkembang,” ujarnya.

Malam Grand Final yang berlangsung penuh antusiasme menjadi momen puncak yang menegangkan bagi seluruh finalis. Prosesi penyematan mahkota dan selempang Duta Pariwisata Cilik Sulawesi Tengah 2026 disambut tepuk tangan meriah dari para undangan dan pendukung.

Keberhasilan Anatasya dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan karakter dan potensi sejak usia dini memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang percaya diri serta mampu menjadi duta promosi daerah. Selain kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk membangun jejaring, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan memahami nilai budaya lokal.

Hardi  berharap para pemenang tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan gelar tersebut sebagai langkah awal untuk terus belajar, berkarya, dan menginspirasi generasi muda Sulawesi Tengah.

error: Content is protected !!