Indeks

Kemarau Memanjang, Bantuan Mulai Menjangkau Pegunungan Tinombo

600 KK di Tinombo Dapat Bantuan Pangan

Kemarau Memanjang, Bantuan Mulai Menjangkau Pegunungan Tinombo
Foto : Bupati Erwin Serahkan Bantuan Pangan Terhadap Warga Tinombo / Ist

PARIGI MOUTONG, Rajawalinet.co – Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai memberi tekanan terhadap kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Kekeringan, keterbatasan air bersih, ancaman gagal panen hingga potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan pangan sekaligus santunan bencana kepada masyarakat di Kecamatan Tinombo, Jumat (6/11/2026).

Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap mendapat dukungan di tengah kondisi darurat akibat kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan.

Pemkab Parigi Moutong sebelumnya menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan. Kebijakan itu menjadi dasar penguatan koordinasi antara BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan unsur relawan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat. Bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Erwin.

Untuk wilayah pegunungan Tinombo, bantuan pangan disiapkan bagi 600 kepala keluarga di empat desa dengan total enam ton beras. Rinciannya, Desa Ogoalas 173 KK, Patingke 150 KK, Taipaobal 127 KK dan Lombok Barat 150 KK.

Pada tahap penyaluran Jumat, bantuan diberikan kepada 114 KK di Desa Patingke berupa 1.140 kilogram beras serta paket gula dan minyak goreng. Sementara di Desa Ogoalas, sebanyak 130 KK menerima 1.300 kilogram beras beserta paket gula dan minyak goreng.

Dukungan juga diberikan kepada warga terdampak kebakaran rumah di Dusun Tompeng, Desa Ogoalas. Melalui BPBD, pemerintah menyerahkan santunan tunai sebesar Rp108.128.100 untuk delapan kepala keluarga, ditambah 21 gulung selang air untuk mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran.

Erwin meminta seluruh jajaran terkait memastikan bantuan diberikan secara transparan dan tepat sasaran. “Kepada BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, camat dan kepala desa, saya harap penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana selama musim kemarau.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong

error: Content is protected !!
Exit mobile version