Transaksi Narkoba Terendus, Seorang Perempuan Diamankan

“Kami akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat,”

Transaksi Narkoba Terendus, Seorang Perempuan Diamankan
Tersangka/Foto: Ist

PALU,Rajawalinet.co – Peran aktif masyarakat kembali menjadi kunci dalam pengungkapan kasus narkotika di Kota Palu. Satuan Reserse Narkoba Polresta Palu mengamankan seorang perempuan berinisial NA (25) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 11.00 WITA di Jalan Selar, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat. Operasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan.

Dalam proses penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa dua paket yang diduga sabu dengan berat bruto 1,432 gram. Selain itu, turut diamankan satu bungkus plastik klip kosong serta sendok yang terbuat dari pipet plastik, yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Kapolresta Palu melalui Kasat Resnarkoba, Kompol Usman, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Kota Palu.

“Kami akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam memerangi narkoba. Menurutnya, informasi dari warga sangat membantu dalam mengungkap kasus-kasus serupa.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Upaya ini membutuhkan kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Saat ini, NA telah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polresta Palu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga melakukan tes urine terhadap yang bersangkutan serta mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang terlibat.

error: Content is protected !!