Atlet Sulteng Bakal Dapat Jaminan Sosial

“Perlindungan ini penting, terutama untuk mengantisipasi risiko kecelakaan saat latihan maupun bertanding. Kami ingin atlet merasa aman dan fokus meraih prestasi,”

Atlet Sulteng Bakal Dapat Jaminan Sosial
Momen foto bersama Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, S.I.P., didampingi Bendahara Umum Muhammad Rendy Siara, Ketua Harian Moh. Ifan Taufan, serta Direktur Eksekutif Muhammad Warsita, S.Pd., M.M. / Foto Istimewa

PALU, Rajawalinet.co – Upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan atlet terus diperkuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah. Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar pada Jumat (3/4/2026).

Pertemuan berlangsung di Kota Palu dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, S.I.P., didampingi Bendahara Umum Muhammad Rendy Siara, Ketua Harian Moh. Ifan Taufan, serta Direktur Eksekutif Muhammad Warsita, S.Pd., M.M.

Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, hadir Kepala Kantor Wilayah Sulteng Nursalam Halim, Kepala Bidang Kepesertaan Agus Triyana, serta Account Representative Khusus Wuri Romaria Olivia Parhusip.

Pertemuan ini membahas rencana kerja sama dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi atlet Sulawesi Tengah, terutama dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT tahun 2028.

Ketua KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, menegaskan bahwa perlindungan terhadap atlet merupakan bagian penting dalam pembinaan prestasi. Menurutnya, atlet tidak hanya dituntut meraih kemenangan, tetapi juga harus mendapatkan jaminan keselamatan selama menjalani latihan hingga pertandingan.

“Perlindungan ini penting, terutama untuk mengantisipasi risiko kecelakaan saat latihan maupun bertanding. Kami ingin atlet merasa aman dan fokus meraih prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulteng, Nursalam Halim, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program tersebut. Ia menyebutkan bahwa skema jaminan sosial ketenagakerjaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan atlet.

Kerja sama ini diharapkan segera direalisasikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan atlet daerah. Selain itu, langkah ini juga diyakini mampu mendorong peningkatan prestasi olahraga Sulawesi Tengah di kancah nasional.

Dengan adanya jaminan sosial, para atlet diharapkan dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih tenang dan optimal, sehingga target prestasi pada PON 2028 dapat tercapai.

error: Content is protected !!