PALU, Rajawalinet.co – Di sebuah sekolah baru di Kelurahan Salakan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. meletakkan pesan yang jauh lebih besar dari sekadar peresmian gedung.
Ia datang bukan hanya untuk menggunting pita Sekolah Luar Biasa (SLB), Selasa (03/11/2026). Ia datang untuk menegaskan bahwa masa depan Sulawesi Tengah tidak boleh dibangun dengan meninggalkan satu anak pun, termasuk anak berkebutuhan khusus.
“Setiap anak memiliki kecerdasan dan kemampuan yang harus diberikan kesempatan untuk berkembang. Mereka juga bisa berkarier dan memiliki keahlian. Jangan pernah memandang mereka sebelah mata,” tegas Anwar Hafid dalam sambutannya.
Bagi Gubernur, pendidikan bukan sekadar program pemerintah. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Tanpa ilmu, kata dia, daerah tidak mungkin melompat maju.
“Tujuan kita membangun adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita tidak mungkin maju kalau tidak dengan ilmu. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Komitmen itu, lanjut Anwar, diwujudkan melalui program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, “Berani Cerdas”. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh anak Sulteng mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala keterbatasan ekonomi, bahkan hingga jenjang perguruan tinggi.
Di hadapan para pelajar, guru, dan orang tua, Anwar juga menitipkan pesan yang menantang: bermimpilah tinggi dan jangan takut merantau untuk menuntut ilmu.
Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi maupun status keluarga, melainkan oleh semangat, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.
Pesan itu semakin konkret ketika Gubernur membuka peluang kerja sama pendidikan dengan Universitas Hainan, Tiongkok, di bidang kelautan. Melalui kerja sama tersebut, tersedia kesempatan bagi 10 mahasiswa Sulawesi Tengah untuk melanjutkan pendidikan dengan biaya ditanggung pihak universitas, bagi peserta yang memenuhi persyaratan, termasuk kemampuan berbahasa Inggris.
Artinya, jalan dari Salakan kini terbuka hingga ke Tiongkok. Anak dari kepulauan pun memiliki peluang yang sama untuk bersaing di level global, asalkan mau mempersiapkan diri.
Di akhir sambutannya, Anwar menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi serta kesabaran dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berharap SLB tersebut terus meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu melahirkan generasi yang mandiri, terampil, dan memiliki kesempatan yang setara.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T., M.T., sejumlah kepala OPD, serta pemangku kepentingan lainnya.











