BUOL, Rajawalinet.co – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mendorong generasi muda Kabupaten Buol memperluas orientasi masa depan dengan mengembangkan kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan tidak harus bergantung pada kesempatan menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Pesan tersebut disampaikan Reny saat menghadiri pelantikan pengurus dan anggota Forum Pemuda Sulawesi Tengah Kabupaten Buol masa bakti 2026–2031 di Hotel Surya Wisata, Kabupaten Buol, Sabtu (31/10/2026).
Mengusung tema “Berani Memperkuat Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Menuju Buol Hebat, Sulteng Nambaso”, pelantikan ini diharapkan menjadi awal keterlibatan pemuda dalam mendorong pembangunan daerah.
Reny menegaskan, keberadaan Forum Pemuda harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Organisasi tersebut tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpul atau sekadar simbol kepengurusan, tetapi harus mampu melahirkan gagasan dan kegiatan produktif.
“Saya berharap Forum Pemuda ini menjadi wadah, bukan sekadar gagah-gagahan, tetapi wadah yang memberikan ruang bagi seluruh pemuda untuk berinovasi dan berkreativitas agar kita semuanya berhasil,” ungkap Reny.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir generasi muda dalam melihat peluang pekerjaan. Menurutnya, mengikuti seleksi CPNS merupakan pilihan yang sah, tetapi bukan satu-satunya jalan menuju keberhasilan.
“Tidak dilarang mengikuti CPNS, tetapi jangan pernah galau kalau tidak masuk CPNS. Allah pasti memberikan yang terbaik buat kita. Kalau kita tidak bisa CPNS, berarti Anda berhasil jadi pengusaha,” ujarnya.
Selain mendorong kewirausahaan, Reny meminta pemuda Buol berani menggali potensi sumber daya alam dan peluang investasi di daerahnya. Kolaborasi dengan pemerintah maupun investor dinilai dapat membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja baru, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus Forum Pemuda terlibat dalam mendukung program pembangunan daerah, termasuk berbagai program Berani yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saya ingin semua pengurus bisa terlibat langsung dalam inovasi dan program Berani. Kita harus kompak dan solid,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., Wakil Ketua I DPRD Buol, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Rusmiadi, S.T., S.H., M.Si., Sekretaris Kabupaten Buol, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, pengurus KONI, serta tokoh pemuda.
Tantangan bagi kepengurusan baru Forum Pemuda Buol kini adalah membuktikan bahwa organisasi kepemudaan dapat menjadi ruang lahirnya pelaku usaha, inovator, dan penggerak pembangunan daerah.











